Kamis, 20 November 2014

Baca Kepribadian dari Gaya Tertawa, yuk!

Baca Kepribadian dari Gaya Tertawa, yuk!

Aku lagi punya kebiasaan aneh (orangnya juga aneh, sih -_- ) suka merhatiin gaya ketawa setiap orang. Dan, kau tahu? Gaya tertawa mereka berbeda-beda, dari yang paling imut hingga teraneh. :)

Aku yakin dari perbedaan itu, pasti ada makna di baliknya. Tadaaa, ternyata betul. Dari artikel yang aku baca, tulisannya kayak gini: Perusahaan pembuat wine Lambrini telah melakukan studi ilmiah yang mengklaim bahwa pikiran seseorang bisa dibaca hanya dengan menganalisa caranya tertawa.

Misalnya, gaya yang diawali dengan suara seperti sedikit tercekik yang muncul dari belakang tenggorokan, lalu diakhiri dengan tawa terbahak-bahak. Gaya tertawa "yang katanya" seperti gaya tertawa Adele ini cenderung menyenangkan, mudah bersosialisasi dan rendah hati.

Tawa yang tergelak terus menerus dan keras menunjukkan sebuah spontanitas. Tapi di sisi lain tubuhnya membungkuk sambil menutup mulut dengan tangan terkepal seperti sedang malu. Gaya tertawa seperti ini menunjukkan ia orang yang spontan tapi di sisi lain ingin tetap terlihat manis dan polos.

Lalu, tertawa dengan perut yang bergetar, wajah berkerut dan gesture sedikit membungkuk ke depan. Orang ini tertawa sambil malu-malu, atau mencoba jaga image. Tawa yang terkekeh-kekeh pada dasarnya ingin menunjukkan bahwa dirinya masih menunjukkan empati atau menjaga perasaan orang/sesuatu yang ditertawakan.

Suara tawa yang lepas dan menggelegar terkadang membuat orang di sekitarnya merasa terganggu. Bukan karena terlalu keras dan menarik perhatian, tapi gaya tertawa ini biasanya terdengar mulai dari nada yang rendah dan seketika meninggi. Biasanya dilakukan agar dirinya didengar atau dikagumi oleh orang lain.

Masih banyak banget sih contoh-contohnya, intip aja di http://wolipop.detik.com/read/2013/05/08/183856/2241505/852/8-gaya-tertawa-yang-bisa-dipakai-untuk-menebak-isi-pikiran-orang 

Kalau kamu tertawa kayak gimana, sih?


Related Story for Informasi

Comments
2 Comments

2 komentar:

  1. banyak ketemu orang juga bisa jd ajang pembelajaran...

    BalasHapus

Terima Kasih telah menyempatkan diri untuk membaca artikel di atas. Sekarang waktunya untuk memberikan komentar, saran, kritik atau masukan demi karya yang lebih baik lagi. Buat kalian yang tidak memiliki akun google, bisa diganti dengan NAME/URL